Jumat, 25 Januari 2013

Detective Yakumo chapter 5

Di Perpustakaan Tokyo, Hida Matsuyama bertemu teman lamanya yang bernama Yosuke Hirogami, Yosuke adalah mantan polisi yang berhenti karena takut di bunuh oleh M dan kini Yosuke telah menjadi pengikut M. Hida telah mengetahuinya saat menyusup dalam ritual penghujatan M kemarin, Ia sempat melihat Yosuke saat Hida membunuh para pengikut M. Hida lalu mengaku kalau dia adalah pengikut M dan bertanya kapan Ritual akan dilakukan lagi kepada Yosuke. Yosuke yang percaya lalu memberi tahu kalau ritual dilaksanakan lagi besok di lorong bawah tanah di pinggiran Tokyo.
Hida pergi untuk membunuh M dan para pengikutnya, Hida kemudian datang membawa selembar kertas dari Soul Note yang di selipkan di dalam jubahnya dan memakai topeng agar namanya tak kelihatan oleh M. Sesampainya di tempat Ritual, Hida masuk di kerumunan pengikut yang membawa lilin. Ia melihat wajah mereka dan menghafal nama-nama mereka. Saat Ritual dimulai, datang sosok seseorang yang mengaku bahwa dia adalah M. Hida yang telah menyiapkan pistol anti bunyi lalu menembak orang tersebut dari kerumunan, Yosuke sempat melihat orang yang bertopeng itu yang telah menembak, orang yang tertembak pun mati dan ternyata dia adalah produser SakuraTV, ini semua telah direncanakan oleh MY (kerajaan) yaitu Masi yang meminta produser untuk mengaku bahwa dia adalah dirinya. Sedangkan M yang asli berada didalam kerumunan. Hida yakin kalau orang itu bukan M. Hida pun pura-pura lari ketakutan bersama para pengikut yang lain, namun Yosuke mengikuti Hida.
Hida lalu menulis nama-nama orang yang telah dilihatnya di kertas Death Note yang dibawanya, satu per satu pengikut Kira yang sedang berlari pun tersungkur dan mati, namun tak sedikit yang berhasil lari, Hida lalu melepas topengnya dan tertawa terbahak2 karena ia berhasil lagi menggagalkan ritual meski ia gagal membunuh m yang asli. Yosuke yang melihat Hida yang tertawa pun muncul dan bertanya apakah Hida adalah M yang baru, Hida pun menjawab dia adalah M baru yang menentang M. Hida pun berkata “Seseorang yang dulunya pembela negara dan kini telah menjadi penghianat bangsa seperti menjadi pengikut M pantas untuk mati termasuk kau...!!!”. Hida lalu menulis nama Yosuke Hirogami di dalam kertas  Soul Note-nya. Yosuke yang tak percaya kalau seorang teman baik akan membunuhnya hanya karena kesalahannya lalu jatuh tak berdaya. Hida kemudian pergi tanpa penyesalan sedikit pun.
Di suatu cafe milik Masi, Hida sedang duduk untuk minum kopi, sedangkan di kursi belakangnya ada Dimas yang sedang makan nasi goreng. Di tempat itu para ketiga Shinigami pun bertemu, mereka lalu pergi ke atap cafe untuk berbicara tanpa terdengar oleh ketiga master mereka. Di atap ketiga Shinigami sedang bertaruh  siapakah yang akan menang, ketiga Shinigami pasti mendukung masternya masing-masing, namun dengan syarat para Shinigami tidak diperbolehkan untuk membantu dan memberi tau yang mana M milik Shinigami lain kepada Mnya, yang melanggar peraturan akan lenyap menjadi pasir, Shinigami yang menang akan dapat memperbudak kedua Shinigami yang kalah. Shinigami Armonia berkata bahwa Ia merasakan aura Ayah (Raja Dewa Kematian) di dalam tubuh seekor kucing (Katsumaru) yang ada bersama seorang pemilik mata Shinigami tanpa Soul Note (Yakumo Valentine), seorang gadis (Risa Haruna), dan digendong oleh seorang anak kecil (Nindy Ryuzaki). Ketiga Shinigami berfikir kalau Ayah datang untuk menjemput dan menghukum mereka, para Shinigami pun mengeluh “Ayah ini tidak mau lihat anaknya senang aja Huft” (-_-‘).

Keesokan harinya, Hida mengikuti tes untuk bergabung dengan FBI, Hida berfikir semakin cepat Ia bergabung dengan FBI maka semakin cepat pula lah kedamaian di dunia akan datang, tes yang sebenarnya sangat sulit dapat diselesaikannya dengan mudah, pemerintah memberikan beberapa misi yang sulit namun dapat dilakukannya dengan sangat mudah dan cepat seperti menangkap teroris, tak perlu waku lama nama Hida Matsuyama banyak di kenal para FBI dan polisi Jepang. Kemudian pemerintah Jepang memberi suatu misi kepada Hida yaitu bergabung dalam penyelidikan M yaitu Organisasi Amaterasu yang akan dipimpin oleh seseorang yang sudah berteman dengan Yakumo sebelumnya (QQ). Kehebatan Hida yang begitu tak masuk akal karena terlalu cepat baginya untuk masuk FBI padahal Ia dulu hanya polisi biasa, telah menarik perhatian Yakumo, Matsuda, dan beberapa anak buahnya, V kini beramsumsi bahwa Hida adalah MX (polisi) dan melakukan pengawasan terhadap Hida, V meminta seorang FBI yang bernama Kiroshiba Jeremy untuk mengawasi Hida dengan cara ikut bergabung dengan Organisasi Amaterasu.
Di sisi lain pemerintah Jepang meminta Quarter Queen (QQ) untuk membantu memecahkan kasus Queen lalu setuju namun Queen bekerja terpisah dengan Yakumo. Kemudian Queen memperkenalkan dirinya dengan nama Benyond Birthday kepada pemerintah agar dapat menutupi identitasnya. Tidak seperti V yang bekerja sama dengan Matsuda dan para polisi Jepang, Benyond memimpin organisasi penentang M bernama Amaterasu yang dimarkaskan di sebuah gedung bekas perusahaan TV Tower Prodution Dalam penyelidikan Benyond di bantu oleh Kiroshiba Jeremy dan Hida Matsuyama dari FBI. Hida yang kini menjadi agen rahasia FBI bergabung untuk mengetahui identitas kedua M.
Suatu siang, Hida dan Jeremy sedang pergi untuk makan siang, namun di tempat makan siang datanglah beberapa sekelompok pemberontak Yakuza dan pemimpinnya yang menggunakan topeng monyet (Dimas) dari sebuah mobil fan. Mereka datang untuk dapat makan gratis dan Dimas mencabut pistolnya untuk mengancam pemilik toko agar tidak menelpon polisi, namun saat mencabut pistol tiba-tiba Soul Note milik Kyo terjatuh, Hida melihat Soul note jatuh dari pria bertopeng itu. Dia mengatakan pada Jeremy kalau orang bertopeng itu adalah MZ (kriminal) dan memintanya memakai penutup kepala telah Hida sediakan agar namanya tidak diketahui M. Hida lalu menghubungi para polisi, Jeremy lalu masuk ke mobil fan milik para pemberontak dan mengambil Sub Manchine Gun MP-7. Polisi pun datang, para pemberontak pun menyandra beberapa orang di dalam tempat makan tersebut dan akan menembak pemilik toko namun Hida berhasil menyelamatkan pemilik toko tersebut. Hida kemudian menggunakan mata Shinigaminya untuk melihat nama para pemberontak dan menghafal beberapa nama mereka, Dimas yang melihat mata Shinigami milik Hida lalu meminta anak buahnya untuk memakai penutup kepala, Hida juga memerintahkan para polisi yang berjaga di luar untuk memakai helm. Tembak menembak pun dimulai, Jeremy yang terampil menggunakan senapan tipe SMG berhasil melumpuhkan banyak pemberontak. Dimas yang merasa terdesak lalu menghubungi para Yakuza yang lain, para Yakuza yang datang pun saling tembak menembak dengan para polisi dan Jeremy yang berada di luar. Kyo lalu bertanya kepada Hida apakah dia adalah MX, Hida berkata dia adalah MX yang akan membawa kedamaian bukan lah kerusuhan yang dibuat oleh MZ. Hida lalu meminta Dimas untuk menyerahkan Soul Note miliknya dan menghapus ingatan tentang Soul Note, kalau tidak Dimas akan di tembak. Namun tiba-tiba datang helikopter milik pemberontak dan membom atap tempat makan tersebut, Dimas menolak permintaan Hida dan naik ke tangga untuk masuk ke helikopter, Hida lalu menembak namun dihalangi oleh para pemberontak lain. Saat peluru Hida habis semua pemberontak yang ada di dalam lalu di bunuh oleh Hida dengan Soul Note-nya, sedangkan pemberontak di luar pun berhasil kabur. Hida sangat kecewa karena gagal lagi untuk membunuh M.
Jeremy melihat para pemberontak di dalam mati tanpa ada luka tembak, dia merasa heran dan yakin kalau Hida adalah MX, namun Hida telah menyelamatkannya dan para polisi lain. Jeremy lalu memberi laporan ini kepada V, Jeremy akan meneruskan penyelidikan terhadap M khususnya Hida, tapi Jeremy tidak terlalu mengkhawatirkan kalau Hida akan membunuh orang yang tak berdosa, Jeremy yakin kalau Hida menjadi M untuk membawa kedamainan tehadap dunia. Hida dan Jeremy kembali ke markas dan melaporkan kejadian ini kepada Beyond.
Di rumah Hida, Hida bertanya kepada Shidoh siapakah nama orang yang menggunakan topeng itu, tapi Shidoh selalu berkata tidak tahu walau disogok dengan coklat karena telah menjadi peraturan bagi Shidoh. Hida bertekad akan membunuh kedua M dan para pengikutnya dengan dirinya sebagai pahlawan yang membawa kedamaian di dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar