PROLOG
Ada kota yang
sangat besar terbuat dari batu langka bernama obsidian
itulah isi dari dunia
4 tahun yang lalu kota ini terbentuk.
Di dalamnya terdapat
beberapa kota kecil dengan banyak desa
besar dan desa kecil,
hutan, padang rumput, laut dan bahkan bandara. Hanya satu lift yang menghubungkan setiap lantai, dan lift itu berada di dungeon tempat monster
kuat yang berkeliaran. Karena itu, mencari
lift itu bukan hal yang mudah banyak player mati sia sia demi mencarinya. Namun, ketika ada orang yanmelewatinya dan tiba di sebuah kota di lantai atas
menggunakan lift antara lantai itu dan
semua kota di lantai bawah akan terhubung, sehingga semua orang dapat bergerak
dengan bebas menuju lantai atas.
Di kondisi ini, kota besar itu terus di coba untuk di taklukkan sejak empat tahun lalu. Penyerangan sekarang berada di Lantai 50.
Nama kota tua itu
adalah «Olympia», sebuah dunia virtual
online khusus pemula, melingkupi kurang
lebih lima ribu orang di
dalamnya. Dikenal juga dengan nama...
<<Virtual World: Olympia>>
Bagian 1
Minggu 02 Februari 2034 pukul 06:00
*cring cring cring* bunyi alarm jam berbunyi, aku seperti
biasa bangun pagi dengan wajah gembira setelah bangun dan mencuci muka aku
menyalakan AutoLink dan membuka menu dengan tangannya untuk menyalakan tv.
Namaku adalah Arata Kinosuke kelas 2 SMA di SMA terfavorit
di Tokyo, Jepang
Aku terkenal di kalangan anak anak 1 sekolah dengan sebutan “The
king” karena aku selalu mendapatkan nilai tertinggi di sekolah
Sedang asik-asik aku menonton tv, tiba tiba ketukan pintu
dari luar kamar terdengar.
“Arata apa kamu sudah bangun? Ini ayah”
“Ya yah aku sudah bangun, masuk saja yah pintu tidak di
kunci”
“Baiklah tapi ayah tidak masuk karena ada meeting di kantor,
ayah akan menaruh kado ultahmu di depan pintu”
Arata lupa hari ini adalah hari ulang tahunku dengan cepat aku
membuka pintu kamar dan mengambil kado tersebut dan membukanya
Ternyata isi kado tersebut adalah sebuah game terbaru
yang bisa menuju dunia virtual yaitu game Olympia Cronus
Dengan senang Arata mencoba game tersebut dengan
mencolokkan kabel yang berada di game tersebut ke dalam AutoLink dan
menyentuh tombol start game tersebut dimulai.
Bagian 2
“Ahh… ha… uwahh!”
Ini adalah login pertama yang memalukan bagi Arata, jatuh dengan kepala yang mengenai tanah itu benar-benar sangat memalukan.
Tepat sesudahnya, dengan nickname bernama Kira dan Class tipe Pyromancer arata Melihat monster jelly biru bergerak dengan kecepatan yang cukup mengejutkan jika dibandingkan dengan badannya yang besar, menerjang ke arah Arata. Arata langsung terlempar ke udara dan berguling menuruni bukit setelah di dorong oleh monster jelly itu.
Arata langsung berdiri dan menggerutu, aku melihat darahku berkurang sedikit setelah di dorong oleh jelly itu.
"Aku harus mengetaui skill dari class ini dan langsung melawannya".
Arata pun membuka menu skill dan melihat skill dari class pyromancer
"Skill "sear" info dari skill tersebut adalah schorches your foe for light damage, also applies scorch for damage overtime".
"hmm skill yang unik bagi seorang newbie sepertiku".
Aku mengambil sebuah kerikil di bawah kakiku dan mengangkatnya sedikit lebih tinggi dari bahuku. Sesaat setelah sistemnya mendeteksi gerakan awal dari sebuah skill, kerikilnya mulai memancarkan sedikit sinar berwarna merah.
Setelah itu tangan kananku bergerak dengan sendirinya dan batunya terlempar, meninggalkan sedikit pancaran api dan mengenai jelly itu. pffftt! jelly itu memekik kesal dan berbalik ke arahku.
Dengan melalukan gaya yang sama seperti melempar batu, aku mulai berkonsentrasi untuk mengeluarkan percikan api yang lebih besar
"Gerakan... gerakan ala petinju"
Dan setelah tanganku membentuk kepalan tangan dan mengarahkannya ke jelly itu, tiba-tiba dari tanganku keluar api yang cukup besar dan membakar monster jelly tersebut.
"Muke gile keren amat ni skill".
Monster jelly itu pun mati, dan aku mendapatkan sedikit gold dan exp.
Setelah itu aku memandangi matahari terbenam yang berada di ufuk barat.
"Aku tidak menyangka, bisa melihat keindahan ini di dalam game."
Tiba-tiba terdengar serene yang cukup keras dan seluruh tempat berubah menjadi putih.
"Ada apa ini?"
Aku tidak bisa segera mengerti
BAGIAN 3
Aku berteriak dan membuka mataku lebar-lebar, aku diselimuti oleh cahaya berwarna putih. Di balik cahaya itu, mataharih di penglihatanku perlahan-lahan menjadi kabur.
Aku pernah baca di majalah 10 tahun yang lalu. Katanya sih ini adalah Teleport yang di gunakan dengan item teleport ring. Aku tidak punya item teleport ring dan aku juga tidak meneriakkan perintah yang seharusnya diucapkan. Apakah NPC setempat menteleportku paksa?. Jika begitu napa tidak beritahu aku lebih dahulu melalui message.
Saat aku sedang berpikir keras, cahaya putih di sekitarku mulai memudar, dan tempat tempat di sekelilingku semakin jelas, Tapi ini bukan keindahan matahari terbenam.
Sebuah lapangan yang berada di dalam colossium, yang di kelilingi oleh rumput hijau nan indah.
Ini adalah colosium abad pertengahan, di lantai 1 kota pertama
Aku melihat kerumunan orang yang berada di sekelilingku.
Melihat ke sekumpulan orang yang sangat cantik dan tampan dengan armor dan warna rambut yang berbeda-beda, tidak salah lagi mereka adalah player lain yang mencoba game terbaru ini. Sekitar 5000 orang yang berada di dalam colosium ini.
Selama beberapa menit, semua orang hanya melihat sekeliling tanpa mengatakan apapun.
Lalu ada bisikan dan kata-kata yang terdengar disana-sini; perlahan-lahan semakin berisik dan berisik
"Ono opo neng kene?".
Terdengar seperti player dari indonesia yang berbicara bahasa jawa.
"Mboh kulo ora ngerti ono opo"
Temannya pun berbicara dengan bahasa jawa
"這是什麼?"
Ada juga yang berbicara dengan bahasa cina
Komentar-komentar seperti itu bisa terdengar dari waktu ke waktu.
Ketika salah satu player kehilangan kesabarannya, dia berteriak seperti "Ada apa sih gua di teleport di sini, gua lapar mau log out" dan "keluar kau GM" dapat di dengar.
Lalu tiba-tiba.
Seorang player wanita berteriak dengan suara yang lebih keras dari suara-suara itu.
“Ah…lihat keatas!”
Aku mengarahkan mataku keatas, ada pandangan aneh yang menyambut,
Di permukaan bagian bawah lantai dua, seratus meter diatas udara, terdapat seseorang yang terlihat seperti terbang
"Apa itu pesawat?" tanya player yang lain
"Bukan itu balon udara" di jawab oleh player lain
"Bukan itu Superman" teriak salah satu player
Plak
"Koplak emangnya ada superman di dunia virtual ini" teriak salah satu player ke pada player yang berteriak tadi
Seseorang itu mulai mendekat dan mendekat. Ketika aku melihat dengan lebih jelas sekali, aku bisa melihat orang itu terbang dengan jetpack dan mendarat tepat di atas colosium.
Aku terkejut selama sesaat tapi kemudian berpikir 'Oh, operatornya mulai menginformasikan kita sekarang', dan mengendurkan bahuku sedikit. Pembicaraan di colosium menjadi sunyi dan kau bisa merasakan kalau semua orang menunggu orang itu selanjutnya akan berbicara atau tidak.
Para player di sekelilingku mulai bertanya.
“Apa itu GM?”
“Kenapa wajahnya seperti badut?”
Banyak bisikan seperti itu yang bisa terdengar.
Lalu tangan kanan dari bajunya itu bergerak seperti untuk mendiamkan mereka.
‘Welcome to my world guys'
Aku tidak bisa segera mengerti
Orang seperti badut tanpa nama itu dan membuatku kebingungan
'Namaku adalah Deus. Pembuat dunia ini.’
'Aku membuat dunia ini untuk mengantikan dunia asli jikalau kalian bosan di sana, dengan menambahkan class kalian bisa berburu atau berusaha mempertahankan diri kalian sesuka hati kalian'
'Aku sudah menambahkan item item yang sesuai dengan class kalian di inventory kalian, dan ini adalah pidato ku yang terakhir selamat bersenang-senang'
'Dan temukan jalan rahasia untuk menuju lantai selanjutnya
'Dan temukan jalan rahasia untuk menuju lantai selanjutnya
Orang itupun menghilang dan permainan sesungguhnya akan di mulai dari sekarang.
Bagian 4
Ini sudah 7 hari sejak game ini di buka, dan dalam waktu itu tiga ribu orang mulai berdatangan
Tapi , belum ada satu pun player yang pernah menemukan jalan rahasia yang di katakan orang asing itu
Meskipun aku si sebut rajanya gamers. Aku belum bisa menemukan jalan rahasia tersebut
Hari ini akan di adakan pertemuan, untuk mendiskusikan bagaimana cara untuk menemukan jalan rahasia tersebut.
"Baiklah kita mulai pertemuan kali ini" Teriak salah satu player.
"Terimakasih telah datang ke sini".
"Namaku Zukki, classku sekarang adalah warrior".
"Hari ini partyku telah menemukan jalan rahasia menuju lantai atas"
Semua player tertegun.
"Benarkah?" tanya salah satu player
"Akan tetapi jalan itu di jaga oleh banyak monster, jadi aku ingin semua yang ada di sini berpartisipasi"
"Bagaimana pendapat kalian"
"Oke aku setuju" Teriak salah satu player.
"Aku juga setuju" Teriak player yang lain.
"Baiklah silahkan buat party"
"Kita akan membuat grup besar, terdiri dari beberapa partisi".
Ah aku baru sadar di sekelilingku tidak ada orang, lalu aku melihat orang dengan jaket berkerudung berwarna hitam.
"Dia cantik juga" Aku berbicara dalam hati.
"Dia cantik juga" Aku berbicara dalam hati.
"Anu semua orang sedang membuat party, apakah kau mau berparty denganku?"
"Baiklah" dia menjawab dengan pelan.
Aku lalu menekan tombol menu dan memilih party dan ku undang dia ke dalam partyku, dan dia menerimanya.
"Jadi kalian sudah membuat party?".
"Baiklah kita berangkat".
"Yooosh". Teriak semua player
Sebelum Pergi aku berpesan
"Aku tidak mau anggota partyku terluka, jadi paling tidak jangan sampai terluka parah"
"Oh iya apa classmu?" Tanyaku
"Doomknight" Jawabnya pelan
"Oh iya apa classmu?" Tanyaku
"Doomknight" Jawabnya pelan
"Sebelum masuk aku akan mengatakan sesuatu kepada kalian" kata zukki
"Berjuanglah"
Para monster berdatangan semua player pun sudah siap
"Serang" teriak zukki
Peperangan pun tidak dapat di hindari dari 2 kubu, semua monster hancur dan jalan menuju lantai selanjutnya terbuka lebar.
BAGIAN 5
Minggu 09 Juli 2034, 2 hari setelah penemuan lantai baru.
Lantai 2 Redius.
Arata sedang berenang menikmati sejuknya air sungai
"Hoi apa yang sedang kamu lakukan" Teriak seorang perempuan.
"Kau tidak lihat aku sedang berenang".
"Tapi setidaknya lepas dulu bajumu"
"Untuk apa bukan baju, baju hanya item yang berisi angka angka jadi meskipun di dalam air tidak akan basah".
"Oh iya siapa namamu? aku belum berkenalan sejak hari itu".
"Namaku Arata panggil saja Kira di dalam dunia virtual ini".
"Namaku Erika Hana panggil saja Hana di dalam sini"
"Oh iya Kira-kun apa kamu sudah mengikuti event valentine? hadiahnya adalah cincin untuk pasangan yang dia sukai"
"Belum, memang ada ya event seperti itu".
"Iya, tapi ya sudahlah aku akan hunting mencari gold dan exp untuk menaikkan skillku".
"Bersenang-senanglah"
Tak terasa aku berenang sampai sore, aku pun bergegas keluar sungai dan memakai armor ku.
Tiba-Tiba terdengar suara teriakkan.
"Kyaaaaaaaa". Terdengar suara teriakkan perempuan
"Ada apa?". Aku pun berlari menuju suara itu
"H..Hana!!"
Aku melihat Hana terpojok di antara 4 gorila
"Tolong aku Kira-kun" Teriak Hana meminta tolong.
"Graaaaaaa"
Aku mencoba menahan ke empat gorila tersebut
"Hana, lari pergi dari sini selamatkan dirimu".
"Ta.. Tapi kalau aku lari kira-kun akan-".
"Cepat pergi"
Hana pun lari dan bersembunyi di balik pohon besar.
"Ukh sial" mereka main keroyokkan.
"Teknik jitu level 2 "Flaming Tornado"
Semua gorila hancur berkeping-keping seperti kaca.
Aku pun berjalan menuju pohon di mana Hana bersembunyi.
"Te..terimakasih kira-kun tanpa kamu aku pun akan kalah dan respawn di tempat yang jauh dari sini."
"Tidak apa apa kok hahaahaha ini memang tugasku"
"A..ayo".
"hm?"
"Ayo makan, aku akan mentraktirmu sebagai ucapan terimakasih".
Lantai 3 Yulgar
09 Februari 2034 pukul 13:00
Restoran Miku
Semua orang berkumpul di sini mulai dari newbie sampai pro, tidak ada yang spesial di sini kecuali armor mereka yang bersinar-sinar.
Aku duduk di pojok restoran bersama Hana sambil menunggu pesanan datang.
"Dia Hana si Doomknight?" Terdengar player lain saat dia berbicara.
"Dia doomflash"
"Lalu siapa orang yang berarmor merah itu?" Tanya salah satu player.
Suasana pun mulai berisik dan aku dan hana tidak meladeninya.
"Ya yang tadi, te..terimakasih".
"Tidak apa apa" Jawabku pelan.
Kyaaaa. Terdengar suara teriakkan
"Sekarang apa lagi?" jawabku
"Hana kau tunggu sini. aku akan memeriksanya"
"Baiklah berhati-hatilah Kira-kun".
Aku berlari mencari di mana asal suara tersebut.
"ada naga" teriak player di sarah jam 2.
"oii ada naga" teriak player lain.
"Apa ini bug?" tanya player lain
"itu boss untuk event valentine yang harusnya keluar di tanggal 14 kenapa dia ada di sini". Tanyaku
"nama naga tersebut "Leonidas" aku harus mengalahkannya.
"Groaaaa".
"Jurus jitu level 2".
"lawan naga pakai tangan kosong biar GREGET". Teriakku.
Tiba-tiba Hana membantu.
"Aku akan membantu mengheal mu Kira-kun"
Dengan darah tersisa setengah aku pun berhasil mengalahkan naga tersebut dan sebuah notif muncul
"Selamat anda mendapatkan item Connection Ring" terdengar dari voice mail
"Terima atau tidak"
Aku pun memencet tombol Terima, dan mengambil cincin tersebut.
"Kau berhasil Kira-kun"
"Ya terimakasih juga karena telah membantu mengheal diriku".
"Sama-sama" jawab Hana dengan senyuman indahnya.
"Anu Hana-chan".
"Iya Kira-kun".
"M..maukah kau menjadi pacarku".
Muka Hana memerah.
"Aku mulai menyukaimu pada pandangan pertama di pertemuan itu, aku tidak bisa mengatakan apa apa selain meminta berpatner ke padamu."
"Aku selalu mencemaskanmu, saat kau terjebak di antara 4 gorila aku langsung membantumu karena aku khawatir kau terjadi apa-apa makanya saat itu aku menyuruhmu lari.
"Dengan bersumpah atas nama cinta maukah kau menjadi pacarku" tanyaku sambil menyodorkan cincin hadiah event itu.
"B..Baiklah Kira-kun". jawabnya dengan air mata yang mulai membasahi pipinya
Sejak saat itu hubunganku dengan Hana mulai berubah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar